Minggu, 15 Maret 2015

TRIK MEMBACA CEPAT

membaca cepat
Coba pikirkan tentang seberapa banyak anda membaca setiap hari.
Mungkin anda membaca koran untuk mengetahui apa yang sedang terjadi di Indonesia atau dunia. Anda menelusuri email yang tak terhitung jumlahnya dari rekan-rekan. Kemudian anda juga mungkin membaca buku, laporan, proposal, majalah, dan surat-surat yang membentuk hari-hari anda.
Ketika anda mengingat hal tersebut, membaca bisa menjadi keterampilan yang berhubungan dengan pekerjaan yang paling sering anda gunakan! Membaca juga adalah keterampilan dimana kebanyakan dari kita melakukannya sejak kita menginjak usia 12 tahun.
Setelah semua itu, jika kita dapat membaca dan memahami textbooks, apakah kita sudah menjadi pembaca yang baik?
Mungkin tidak, dan mengingat waktu membaca sering dikonsumsi dalam kehidupan kita sehari-hari, maka membaca menjadi keterampilan yang mutlak harus kita miliki dan tingkatkan.
Tapi untuk menjadi pembaca yang lebih baik, apa yang harus dilibatkan?
Menjadi pembaca yang lebih baik berarti semakin cepat dan efisien dalam membaca, tanpa mengurangi intisari dari apa yang anda baca. Pada artikel ini, kita akan melihat bagaimana anda dapat melakukan hal ini, dan bagaimana anda dapat melupakan kebiasaan membaca lama anda yang kurang baik.

Bagaimana Kita Membaca

Meskipun anda menghabiskan sebagian waktu anda setiap hari dengan membaca, apakah anda pernah berpikir bagaimana cara anda membaca?
Bagaimana mata anda memahami bentuk huruf, dan kemudian menempatkan huruf-huruf tersebut bersama untuk membentuk sebuah kalimat yang dapat anda mengerti?
Ketika Anda benar-benar berpikir tentang hal ini, membaca menjadi keterampilan yang cukup kompleks. Sebelumnya, para ilmuwan percaya bahwa ketika anda membaca, kedua mata Anda terfokus pada huruf tertentu dalam kata. Penelitian terbaru menunjukkan hal semacam itu tidak terjadi.
Para ilmuwan sekarang percaya bahwa masing-masing mata anda mengunci ke huruf yang berbeda pada saat yang sama, biasanya dua karakter terpisah. Otak anda kemudian memadukan huruf-huruf tersebut bersama-sama untuk membentuk suatu kata. Hal ini terjadi hampir seketika.

Keuntungan Membaca Cepat

Kebanyakan orang membaca pada tingkat rata-rata 250 kata per menit. Ini berarti anda menghabiskan waktu 1-2 menit untuk membaca satu halaman dalam sebuah buku atau dokumen.
Namun, bayangkan jika anda bisa menggandakan tingkatan anda menjadi 500 kata per menit. Anda bisa dengan cepat membaca semua konten tersebut dalam separuh waktu. Anda kemudian bisa menggunakan waktu yang dihemat untuk tugas-tugas lain, atau mengambil beberapa menit ekstra untuk bersantai.
Keuntungan penting lainnya dari membaca cepat adalah anda dapat lebih memahami struktur keseluruhan dokumen. Hal ini menghasilkan pemahaman yang “lebih besar”, dimana anda bisa mendapatkan keuntungan untuk pekerjaan dan karier anda.
Catatan:
Membaca cepat adalah keterampilan yang berguna dan berharga. Namun, mungkin ada saat-saat tidak tepat ketika menggunakan teknik ini. Misalnya, membaca dokumen yang sangat penting dimana anda perlu membaca dengan perlahan, sehingga anda dapat sepenuhnya memahami setiap detail.

Memecahkan Kebiasaan Membaca yang Kurang Baik

Jika anda seperti kebanyakan orang, maka anda mungkin memiliki kebiasaan membaca yang memperlambat anda. Menjadi pembaca yang lebih baik berarti bagaimana mengatasi kebiasaan buruk tersebut, sehingga anda dapat membuka jalan baru, yaitu cara yang efektif untuk membaca.
Di bawah ini adalah beberapa kebiasaan umum membaca yang kurang baik, berikut diskusi mengenai apa yang dapat anda lakukan untuk mengatasinya.
Sub-Vokalisasi
Sub-vokalisasi adalah kebiasaan mengucapkan setiap kata di kepala anda saat anda membacanya. Kebanyakan orang melakukan hal ini sampai batas-batas tertentu.
Bila anda melakukan sub-vokalisasi, anda “mendengar” kata yang diucapkan dalam pikiran anda. Ini membutuhkan waktu lebih banyak daripada yang diperlukan, karena anda sebetulnya dapat memahami kata lebih cepat dari yang anda katakan tersebut.
Untuk mematikan suara di kepala anda, anda harus terlebih dahulu memahami bahwa hal ini terjadi pada anda, kemudian anda harus berlatih “tidak berbicara”. Ketika Anda duduk untuk membaca, katakan kepada diri sendiri bahwa Anda tidak akan melakukan sub-vokalisasi. Anda perlu berlatih ini sampai kebiasaan buruk ini hilang. Membaca sekumpulan kata juga akan membantu, karena sulit untuk menyuarakan sekumpulan kata.
Dengan menghilangkan sub-vokalisasi saja, anda dapat meningkatkan kecepatan membaca dengan jumlah yang mencengangkan. Jika tidak, anda terbatas pada membaca pada kecepatan yang sama seperti berbicara, yaitu sekitar 250-350 kata per menit. Satu-satunya cara untuk menerobos hambatan ini adalah untuk berhenti mengatakan kata-kata di kepala anda saat anda membaca.
Membaca Kata Demi Kata
Bukan hanya lambat untuk membaca kata demi kata, namun ketika anda berkonsentrasi pada kata kata yang terpisah, anda sering kehilangan konsep keseluruhan dari apa yang dimaksud. Orang yang membaca setiap kata sebagai unit yang berbeda dapat kurang memahami dibanding mereka yang membaca lebih cepat dengan “mengumpulkan” bersama-sama kata-kata dalam satu blok. (Pikirkan tentang bagaimana mata anda bergerak saat anda membaca artikel ini, apakah anda benar-benar membaca setiap kata, atau anda membaca blok dari dua, tiga, atau lima kata?)
Berlatihlah memperluas jumlah kata yang dapat anda baca pada suatu waktu. Anda juga dapat menemukan bahwa anda dapat meningkatkan jumlah kata yang dapat anda baca dengan memposisikan teks sedikit lebih jauh dari mata anda. Semakin banyak kata-kata yang dapat anda baca di setiap blok, semakin cepat anda akan membaca!
Gerakan Mata yang Tidak Efisien
Pembaca yang lambat cenderung fokus pada setiap kata, dan bekerja mengartikan maksudnya pada setiap baris. Mata dapat menjangkau kira-kira 3 cm pada satu waktu, dimana rata-rata meliputi empat atau lima kata. Terkait dengan hal ini, maka kenyataannya adalah sebagian besar pembaca tidak menggunakan penglihatan tepi mereka untuk melihat kata-kata di ujung setiap baris.
Untuk mengatasi hal ini, “lunakkan” pandangan anda ketika membaca – dengan merelaksasi wajah dan memperluas pandangan anda, anda akan mulai melihat blok kata-kata bukannya melihat setiap kata sebagai unit yang berbeda. Ketika anda mulai terbiasa dalam hal ini, mata anda akan melalui halaman per halaman menjadi lebih cepat dan lebih cepat.
Ketika anda sudah mendekati akhir baris, biarkan penglihatan tepi anda mengambil alih untuk melihat set terakhir dari kata-kata. Dengan cara ini anda dapat dengan cepat memindai dan turun ke baris berikutnya.
Regresi
Regresi adalah membaca kembali materi yang tidak diperlukan.
Kadang-kadang orang masuk ke dalam kebiasaan membaca kembali ke kata-kata yang baru saja mereka baca, sementara, di lain waktu, mereka mungkin melompat kembali beberapa kalimat, hanya untuk memastikan bahwa mereka telah membaca sesuatu yang benar. Ketika anda mundur seperti ini, anda kehilangan aliran dan struktur teks, dan pemahaman anda terhadap materi secara keseluruhan dapat menurun.
Berilah perhatian pada masalah regresi ini, dan tidak membiarkan diri anda untuk membaca kembali materi kecuali jika benar-benar diharuskan.
Untuk mengurangi jumlah mata anda melompat kembali, gunakan pointer sepanjang garis yang anda baca. Ini bisa berupa jari, atau pensil. Mata anda akan mengikuti ujung pointer anda dan akan membantu anda menghindari melompat-lompat kembali ke belakang. Kecepatan anda membaca menggunakan metode ini akan sangat tergantung pada kecepatan anda menggerakkan pointer.
Konsentrasi yang Lemah
Jika anda mencoba untuk membaca sambil menonton TV, anda akan tahu betapa sulitnya untuk berkonsentrasi pada satu kata, apalagi pada banyak rangkaian kalimat. Membaca harus dilakukan dalam lingkungan di mana gangguan eksternal dijaga agar tetap minimum.
Untuk meningkatkan konsentrasi saat anda membaca, berhenti melakukan multitasking (melakukan 2 atau lebih aktivitas saat bersamaan) saat membaca, dan hilangkan setiap gangguan. Hal ini sangat penting, karena ketika anda menggunakan teknik mengumpulkan blok kata-kata secara bersama-sama dan berhenti melakukan sub-vokalisasi sambil melakukan aktivitas lain, anda mungkin menemukan bahwa anda sudah membaca beberapa halaman sebelum menyadari bahwa anda tidak memahami sesuatu dengan benar.
Perhatikan “gangguan internal” juga. Jika anda mengingat-ngingat sebuah diskusi menarik, atau jika anda bertanya-tanya apa yang akan anda buat untuk makan malam, hal ini juga akan membatasi kemampuan anda untuk memproses informasi.
Sub-vokalisasi sebenarnya memaksa otak anda untuk memberi perhatian apa yang anda baca, dan itulah mengapa orang sering mengatakan bahwa mereka dapat membaca dan menonton TV pada waktu yang sama. Namun untuk menjadi pembaca yang efisien, Anda perlu menghindari hal ini.
Membaca linear
Kita diajarkan untuk membaca ke samping dan ke bawah, mengamati setiap kata, kalimat, paragraf dan halaman secara berurutan.
Ketika anda melakukan hal ini, anda akan mengeluarkan perhatian yang sama baik untuk materi inti maupun materi tambahan. (Seringkali lebih banyak informasi yang disajikan lebih dari yang benar-benar anda perlu tahu).
Atasi hal ini dengan memindai judul pada halaman, serta dengan mencari poin-poin dan kata-kata dalam huruf tebal. Tidak ada aturan yang mengatakan bahwa anda harus membaca dokumen sesuai yang diinginkan penulis, sehingga pindai dengan cepat, dan putuskan apa yang diperlukan dan apa yang tidak. Hanya beri perhatian pada materi-materi kunci.
Ketika anda membaca, cari catatan kecil yang penulis tambahkan untuk membuat tulisan mereka menarik. Jika Anda mendapatkan poin ini, maka tidak perlu untuk membaca conto-contoh. Demikian pula, putuskan apa yang perlu anda baca ulang. Akan jauh lebih baik untuk membaca satu paragraf penting dua kali daripada membaca delapan paragraf pada konsep yang sama.

Kunci Sukses Membaca Cepat

Mengetahui “bagaimana” membaca cepat hanya langkah pertama. Anda harus berlatih untuk menguasainya dengan baik. Berikut adalah beberapa tips yang akan membantu anda menghentikan kebiasaan membaca yang kurang baik dan menguasai keterampilan membaca cepat seperti telah dibahas di atas.
• Latihan, latihan, latihan – Anda harus menggunakan keahlian tersebut secara teratur. Anda telah menghabiskan waktu beberapa tahun untuk belajar membaca, dan tentu saja akan memakan waktu untuk meningkatkan kemampuan membaca anda.
• Pilih materi yang mudah untuk memulai – ketika anda mulai belajar membaca cepat, jangan menggunakan textbook yang menantang. Bacalah sesuatu seperti novel atau majalah, yang anda dapat nikmati dan pahami dalam satu kali baca.
• Materi yang tepat – tidak semua yang anda baca cocok untuk dibaca secara cepat.
• dokumen legal, draft laporan tahunan, atau bahkan surat yang anda terima dari orang yang dicintai – semua ini lebih baik dibaca secara keseluruhan termasuk metode sub-vokalisasi.
• Jika anda perlu memahami maksud dengan sepenuhnya, mengingat informasi, mendiskusikan secara rinci, menganalisis secara menyeluruh, atau sekedar menikmati prosa dengan cara penulis maksudkan, maka membaca cepat adalah pendekatan yang salah. (Di sini, perlu untuk memilih strategi yang tepat dalam membaca sebelum anda mulai).
• Gunakan pointer atau alat lainnya untuk membantu mendorong kecepatan membaca anda – ketika anda dengan cepat menarik sebuah kartu yang digunakan sebagai alat bantu ke bagian bawah halaman, atau menggerakkan jari anda bolak-balik, anda memaksa mata anda dan otak untuk mengikuti.
• Ambil satu langkah ke belakang dan gunakan struktur materi tersebut – ini termasuk mendapatkan informasi secara cepat mengenai layout teks, mencari kata-kata yang dihuruf tebal, judul, sub judul, dan mencari cara-cara di mana penulis melakukan transisi dari satu topik ke topik berikutnya.
• Ketika anda mulai belajar membaca cepat, adalah bijaksana untuk membandingkan dengan kecepatan membaca anda saat ini. Dengan cara ini anda dapat memberitahu apakah latihan anda berhasil atau tidak, dan anda mendapatkan kesan positif dari teman-teman dan keluarga anda ketika anda memberitahu mereka bahwa anda saat ini dapat membaca lebih cepat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar